
MOTIVATOR— Hadir di forum seminar-seminar motivasi sedang menjadi trend. Tidak percaya? Coba lihat begitu banyaknya pelatihan dan training motivasi digelar di berbagai tempat dengan berbagai pembicara, dan hampir dipastikan tiket akan ‘sold-out,’ apalagi bila si pembicara/motivator sudah punya nama ‘harum.’ — Kalau kita simak sungguh-sungguh, sebenarnya para motivator tersebut meramu, memberi sedikit bunga-bunga dan menampilkan ‘highlight’ di sana-sini dari apa yang kebanyakan dari kita sudah pernah tahu. Sumber utama nasehatnya dari berbagai kitab suci, kebijakan lama, pepatah nenek moyang, atau hal-hal umum yang sebenarnya tiap hari kita telah jumpai, pernah membacanya dan mungkin sering kita dengar. — Bedanya, para motivator mengemas kata-kata bijak itu menjadi seakan-akan sesuatu yang baru dan pas untuk segala kondisi dan ‘cuaca.’ Penuh tenaga, membakar daya juang dan tepat sasaran dengan kondisi kekinian kita. Itulah sisi hebatnya seorang motivator, tahu keinginan dan kebutuhan audiensnya. Melegakan dahaga keinginan dan kebutuhan untuk pembenaran dan penguatan, yang selama ini kita ragu dan takut untuk mengakui dan mencapainya. — Banyak motivator yang pintar membangkitkan api keinginan untuk meraih sesuatu yang oleh kita sebelumnya dianggap sangat sulit tak terjangkau. Namun kadangkala juga kita bertemu motivator nyinyir yang seakan tahu segalanya, seakan bisa menjawab segala permasalahan hanya dengan beberapa baris kalimat sugestif. — Masalah yang berat sebenarnya disadari oleh kita, tidak dengan serta-merta terangkat musnah hanya karena siraman sebaris nasehat dan tips. Namun kita tetap menikmatinya dan selalu memburu tiket seminar-seminar dari Sang Motivator. — Jadi apa sebenarnya yang dicari saat kita duduk di kursi berbagai seminar motivasi? Baris kalimat berikut ini mungkin mewakili motivasi utama kita untuk menghadiri seminar dari Sang Motivator: —
— Daftar di atas masih bisa diperpanjang oleh Anda. Semuanya terserah Anda, karena yang keluar uang untuk mendapatkan tempat duduk di di forum seminar motivasi adalah Anda sendiri. Sebagai pengingat, segala sesuatunya nothing –tidak berdaya guna bila apa yang telah didapat tidak diaplikasikan. (*) Artikel terkait: |


I have genuinely been helped from the outstanding bits of advice in this article, bless you
[Balas]
Thank God if this story help you…., GBU.
[Balas]
Menyadarkan niat kita sesungguhnya
[Balas]
lebih sold out lagi tiket bursa kerja….
[Balas]
benar juga…..tapi segmennya memang lain…..kalau yang motivator biasanya sudah punya uang cukup……yang cari bursa kerja sedang berjuang untuk dapat uang cukup….he he he…
[Balas]
tergantung individunya. karena setiap individu memiliki prinsipnya sendiri untuk mengikuti seminar tersebut, atau yang tidak mengikuti.
[Balas]
Anggara Reply:
April 1st, 2010 at 23:11
@hanif IM,
Sangat setuju…..
[Balas]
ya motivasi diri yang original harus dari dalam diri sendiri, eksternal hanya pemicu..
mycorner´s last blog ..Lari
[Balas]
Anggara Reply:
April 3rd, 2010 at 10:30
@mycorner,
Setuju…
[Balas]