Anda sedang berkunjung di blog Spektrum, silakan bila ingin berlangganan artikel RSS feed. Terima kasih atas kunjungannya!
Coba simak beberapa kalimat di bawah ini yang menggambarkan suatu situasi yang umum kita jumpai sehari-hari:
“Eh, perasaan kemarin uang di dompet masih penuh, kok sekarang tinggal beberapa lembar ya…..? Habis untuk beli apa yah?
“Saya sudah berusaha menyisihkan sebagian uang gaji untuk dimasukan tabungan, tapi kok susah amat ya?
“Pa, minta lagi dunk uang untuk belanja……” Sambil memberengut sang suami menjawab,”Lho, kok tiap bulan selalu nambah uang belanjanya, untuk apa saja sih?”
Pernahkah Anda menemui situasi seperti ini? Saya yakin pasti pernah, atau mungkin malah sering…..
-
Lalu apa kiat jitunya agar kita tidak menghadapi situasi yang sulit seperti di atas? Jawabannya, buatlah anggaran keuangan pribadi atau keluarga.
-
Kemudian bentuk anggaran yang pas untuk pribadi atau keluarga seperti apa? Berikut beberapa tips dalam menyusun anggaran keuangan pribadi, dengan membuat pengelompokan sebagai berikut:
-
1. Pendapatan bulanan yang didapat dikelompokkan dalam:
- Pendapatan tetap, artinya pendapatan yang setiap bulan pasti diterima dengan jumlah tetap, misalnya: gaji.
- Pendapatan tidak tetap, artinya pendapatan yang mungkin diterima mungkin juga tidak setiap bulannya, misalnya: bonus dan insentif, pendapatan sampingan, dll.
2. Pengeluaran bulanan yang dikelompokkan menjadi:
- Pengeluaran tetap bulanan, seperti: bayar infaq dan shodakoh, bayar listrik, bayar telepon, bayar sekolah anak, pengeluaran untuk makan, pengeluaran untuk rekreasi dan hiburan, cicilan rumah, cicilan barang elektonik, cicilan kartu kredit, dll. Daftar ini dapat ditambah menyesuaikan kebutuhan bulanan rutin keluarga Anda.
- Pengeluaran tidak tetap dan cadangan, jumlah anggarannya ditetapkan antara 5%-10% dari jumlah pengeluaran tetap. Anggaran ini dapat dimanfaatkan atau tidak tergantung situasi dan kebutuhan.
3. Tabungan, sebaiknya meski sedikit tabungan harus diusahakan diisi tiap bulannya. Jumlahnya variatif tergantung jumlah pendapatan dan pengeluaran bulanan, katakanlah 10%-15% dari pendapatan tetap.
-
Berikut ini beberapa hal yang kerap menjadikan anggaran kita ‘meledak’:
- Pembelian barang yang tidak direncanakan, seperti beli baju atau sepatu karena sedang discount sale besar-besaran.
Tips :
Sebaiknya nafsu beli sesaat ditahan, serta jangan kuatir kehilangan peluang karena discount sale semacam itu akan selalu ada meski toko memberi embel-embel ‘cuci gudang’ sekalipun.
- Pengeluaran untuk rekreasi dan hiburan. Kerapkali saat hang-out dengan teman-teman, situasi yang menggembirakan membuat kita tidak ‘kuat iman’ dan pengeluaran menjadi tidak terkontrol.
Tips :
Sebaiknya bawa uang cash secukupnya. Bila punya kartu kredit banyak, bawa satu kartu saja dengan limit terendah. Demikian juga bila punya beberapa kartu debit, bawa satu saja yang isi rekeningnya paling sedikit.
Tips secara umum:
- Susun anggaran secara rasional dan jangan sampai nilai akhirnya negatif, atau rencana pengeluaran lebih besar dibanding pendapatan.
- Sebagai acuan pendapatan adalah dari pendapatan tetap.
- Tentukan prioritas pengeluaran dan susun menurut tingkat kepentingannya dari atas ke bawah.
- Bila dalam sebulan kita dapat mencoret pos pengeluaran paling bawah yang bukan merupakan prioritas, Anda boleh berbangga karena berarti telah melakukan efisensi dan akan menambah pundi tabungan Anda.
- Pos cadangan pengeluaran bila tidak terpakai, dapat dimasukan ke dalam tabungan.
- Cobalah untuk setia dengan anggaran yang telah disusun.
Sebaiknya selalu berprinsip, “Karena hari esok sulit diprediksi, maka kendalinya dilakukan hari ini.” Semoga bermanfaat.
Artikel terkait:
- SERI MANAJEMEN MARKETING: TIPS #2. SERVICE MANAGEMENT
- SERI MANAJEMEN MARKETING: TIPS #1. SERVICE MANAGEMENT
- BELI KAPLING SURGA DENGAN UANG SETAN
- MOTIVATOR
- #1 GORE & ASSOCIATES: Kisah Sukses Perusahaan Unik & Inovatif
tulisan yg edukatif sekali kang..
inspiratif juga bermanfaaat…thx
salam, ^_^
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 15th, 2010 at 22:37
@Didien®, mencoba berbagi pengetahuan. Trims.
[Balas]
agak susah juga sih memanajemen keuangan.
tp makasih atas tipsnya
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 15th, 2010 at 22:37
@tommy, karena susah itu kita harus mempelajarinya…..
trims balik.
[Balas]
Susah susah gampang untuk memanajemen keuangan.
makasih tipsnya mas.
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 19th, 2010 at 19:27
@Zaiful Anwar, belajar saja…paling tidak kantong tidak selalu kering gara2pemakaian yang tidak jelas kemana…
[Balas]
Saya menjaga pengeluaran tetap jangan sampai tinggi – misalnya berlangganan ini dan itu yang menjadi pengeluaran tetap – diganti dengan pembelian tidak rutin..
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 19th, 2010 at 19:28
@Keping Hidup, bagus sekali, pengeluaran tetap hanya untuk yang penting2…
[Balas]
Kalo saya biar nggak ribet, masala keuangan diserahkan sama ahlinya, ahli pengelola keuangan
Lagian ahlinya gratis koq, soalnya istri saya sendir hehehe…
Prinsip yang digunakannya dalam manajemen keuangan memang seperti yang Mas Gambarkan dalam artikel ini.
Share yang keren Mas
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 19th, 2010 at 19:30
@Erdien, ha ha ha….asyik banget kang erdien, setuju sekali istri memang ahli keuangan yang paling jempol
[Balas]
berkunjung lagi kesini hanya sekedar ingin belajar byk ttg bisnis dan manajemen dg si empunya blog…
salam, ^_^
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:08
@Didien®, Silakan….all free
[Balas]
dohh…memang susah mengatur keuangan sendiri…
apalagi jika melihat kebutuhan hidup saat ini bro…
tapi thanks udah sharing, semoga tips manajemen marketing keuangan ini dapat bermanfaat..
salam
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:09
@aming, karena sulitnya kondisi, makin pentingnya untuk membuat anggaran….
[Balas]
makasih nih infonya, saya termasuk kurang pintar dalam hal mengatur keuangan, hoho
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:09
@Reza Fauzi, sama2
[Balas]
wah terimakasih banyak atas tipsnya … sangat membantu sekali …
[Balas]
wah saya termasuk orang boros juga, kurang lihay didalam memanajemen keuangan…
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:10
@bayuputra, di awal memang harus sedikit ‘maksa; pak untuk setia dengan anggaran…..
[Balas]
wah.. kalo saya lebih sering nabung untuk beli / jalan2 ke mana gitu.. itu namanya boros juga yaa..
but, thx tipsnya..!!!
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:10
@iiN, tergantung pemakaian sih…kalau belum berkeluarga it;s ok….
[Balas]
mantap bang… artikel saya juga ada, jika berkenan silakan mampir pada form kiat, cara mengatur keuangan dengan gaji pas-pasan
[Balas]
Anggara Reply:
Mei 24th, 2010 at 11:11
@budiarnaya, ok sob….pasti saya blogwalking kesana…
[Balas]
yang penting kita bisa bedakan kebutuhan ama keinginan.. insya Alloh bisa hemat
[Balas]